dongeng putri yang dikutuk
ApakahAnda pernah membaca cerita tentang dongeng putri tidur? Di mana ada seorang putri yang dikutuk tidur dalam jangka waktu yang sangat lama dan hanya bisa dibangunkan oleh ciuman sang pangeran. Kedengarannya memang indah ya, tetapi tidur dalam jangka waktu yang sangat lama di dunia nyata ternyata tidak seindah itu.
Walupunjudulnya bukan Putri Tidur atau Sleeping Beauty, tetapi cerita ini mempunyai jalan cerita yang mirip dengan cerita putri tidur. Pertama, ada anak yang dikutuk oleh peri jahat seperti dalam cerita Maleficent. Sang putri akan tertidur saat dirinya tertusuk jarum jahit dan tak akan ada yang bisa membangunkannya kecuali cinta sejatinya. :f
PutriDuyung atau yang sering di kenal dengan sebutan Little Mermaid merupakan dongeng abadi yang berada di seluruh belahan dunia dan kisah ini selalu menjadi dongeng paling favorit untukku. Ikan duyung hidup di dasar laut dan dikatakan merupakan seorang putri yang dikutuk sebagian anggota badannya dari pinggang hingga ke kaki menjadi ikan
Putriyang Sempurna Hans Christian Andersen Dahulu kala, ada seorang pangeran yang menginginkan seorang Putri Raja, tetapi Putri tersebut haruslah sempurna. Dia kemudian melakukan perjalanan mengelilingin dunia hanya untuk mencari putri tersebut, tetapi dia selalu menemukan bahwa ada sesuatu yang tidak sempurna pada setiap Putri Raja yang ditemuinya. Dia menemukan banyak Putri Raja, tapi tak
SiKerudung Merah (Red Riding Hood) merupakan sebuah dongeng yang berasal dari Eropa, tepatnya Perancis. Kisah Sleeping Beauty pada umumnya bercerita mengenai seorang putri yang dikutuk tertidur dalam waktu yang lama. Pada akhirnya suatu hari seorang pria tampan menciumnya sehingga dia tersadarkan diri. Sang putri dan pria tadi lalu menikah
Sz Online Partnersuche Er Sucht Sie. Ragam Sebelum menggapai raihan ini, Manchester City bersama Pep Guardiola sudah dihadang oleh kutukan-kutukan yang memprediksi Manchester City tidak akan menjadi juara UCL. Hafiz Minggu, 11 Juni 2023 0635 WIB Pep Guardiola Instagram/pepteam Manchester City akhirnya resmi meraih gelar Liga Champions pertamanya sepanjang sejarah setelah menjungkalkan Inter Milan di partai final Sabtu, 11/6/23 lalu. Penantian panjang itu akhirnya terbayarkan sudah, Cityzen menyudahi perlawanan Internazionale dengan skor 1-0 berkat kreasi gol Rodri. Sebelum menggapai raihan ini, Manchester City bersama Pep Guardiola sudah dihadang oleh kutukan-kutukan yang memprediksi Manchester City tidak akan menjadi juara Liga Champions. Sebagaimana diketahui, sosok Pep Guardiola pernah dijampi banyak dukun Afrika tidak akan pernah memenangkan gelar UCL lagi seumur hidupnya pasca berkisruh dengan mantan anak didiknya, Yaya Toure. Baca JugaLima Tahun Lalu Agnez Mo Sudah Endus Bakat Putri Ariani Akan Mendunia Suara yang Langsung Mengisi Satu Ruangan Selain itu muncul pula kutukan dari negera Kroasia. Sifat kutukan ini berlaku sejak tahun 2012 hingga 2023. Disebutkan bahwa tim yang keluar sebagai juara UCL sejak itu adalah tim yang memiliki setidaknya satu pemain berkebangsaan Kroasia. Bak menepis nasib buruk, Manchester City pada akhirnya juara tanpa memeliki pemain berkewargaan Kroasia dan tidak mempan sekalipun dikutuk oleh banyak dukun Afrika. Pep Guardiola sendiri diketahui sebagai sosok yang tidak menganut keyakinan ajaran agama manapun atau dapat disebut sebagai seorang atheis dikonfirmasi dari 1/1/18. Jadj jangankan kutukan, secara naluriah saja Pep sudah tidak mempercayai adanya Tuhan, apalagi soal unsur-unsur klenik yang dapat menghambat optimismenya untuk mengejar rekor sebagai pelatih yang mamph mendapatkan treble winner dengan dua klub yang berbeda. Baca JugaPunya Gangguan Kejiwaan, Anggi Marito Ungkap Alasan Beberapa Kali Ingin Bunuh Diri Aku Udah Capek Banget Ragam Terkini Namun demikian, saat restu itu diberikan dan kini menikah dengan Aurel, sosok Anang berbalik 180 derajat Entertainment 0033 WIB Saking mirisnya, Doddy kembali viral dengan pernyataan kontroversialnya jika Aisyah bukan lah anak biologisnya dan malah terkesan membongkar aib Puput. Entertainment 0008 WIB Padahal baru dua hari menginap Entertainment 2235 WIB Menjadi jeli dan teliti adalah karakteristik yang luar biasa dan khusus Lifestyle 2220 WIB Vincent secara blak-blakan mengungkapkan keresahannya, dalam menunaikan ibadah. Entertainment 1953 WIB Walaupun sempat terjadi perdebatan antara pengacara dan pembully Ameena, kini dia tak lagi menantang dan mengunggah video permintaan maaf. Entertainment 1846 WIB Pemeberitaan terkini tentang sikapnya mengenai sang suami, menjadikan Instagram aktris sinetron tersebut dihujam oleh netizen. Entertainment 1720 WIB Inge percaya ada campur tangan Tuhan Entertainment 1635 WIB Penyanyi Rahmania Astrini asal Bandung itu, akan menjadi special guest yang turut meramaikan saat konser band asal Inggris tersebut. Entertainment 1628 WIB Tes ini kami rancang untuk memungkinkan Anda menemukan siapa diri Anda sebenarnya Lifestyle 1619 WIB "Berawal dari adanya informasi masyarakat, kemudian kami lakukan penyelidikan, kami amati," kata Komarudin. Metropolitan 2207 WIB "Sapi menjadi hewan paling banyak yang diperiksa," kata Novy. Metropolitan 2154 WIB "Nampak ketidakbecusan dinas dalam mengelola asetnya sendiri..." Metropolitan 1842 WIB Kami harus beli secara tersendiri di luar dari persediaan yang kita punya untuk orang-orang normal lainnya, katanya. Metropolitan 1826 WIB "Saya lihat perlu dipastikan kembali pertama kualitas screening yang dilakukan Dinas setempat." Metropolitan 1746 WIB Jonathan Latumahina dikecewakan lagi dengan vonis 3,5 tahun penjara untuk AGH. Gosip 2346 WIB Sementara Atta Halilintar mengaku kasihan, warganet justru mencibir permintaan maaf Emmy tak tulus. Gosip 2248 WIB Wakili kekecewaan warga Indonesia, Aldi Taher merilis lagu berjudul Why Mr Messi Why lewat TikTok. Gosip 2224 WIB Ria Ricis mengetes kejujuran pemilik warung di dekat rumahnya dengan sengaja meninggalkan uang. Gosip 2206 WIB Belum dijelaskan Asri Welas sakit apa yang menyebabkan Gibran dirawat di rumah sakit. Gosip 2150 WIB Tampilkan lebih banyak
Ada banyak cerita rakyat yang dapat menjadi bahan pelajaran atau bahkan pengetahuan untuk kita petik. Salah satunya adalah dongeng cerita rakyat Malin Kundang. Kisah tentang dongeng Malin Kundang alias si anak durhaka yang berasal dari provinsi Sumatra Barat, Indonesia bisa dipetik hikmahnya untuk kita selaku orangtua kepada buah hati tercinta. Seperti diketahui, legenda Malin Kundang menceritakan tentang seorang anak yang durhaka dan dikutuk menjadi batu. Kisah legenda ini memiliki pesan yang dapat diambil untuk si kecil, yaitu sayangi kedua orangtua saat susah dan senang, dan jangan melupakan jasa orangtua yang telah menyayangi dan mendidik dari kecil. Seperti apa kisah dongeng rakyat satu ini? Mari kita ketahui seperti dilansir dari berbagai sumber. Dongeng Cerita Rakyat Malin Kundang Masa Kecil Malin Kundang Di sebuah perkampungan nelayan Pantai Air Manis di Padang, Sumatera Barat, seorang janda bernama Mande Rubayah yang hidup bersama anak laki-lakinya yang bernama Malin Kundang. Mande Rubayah sangat menyayangi dan memanjakan Malin Kundang. Malin kemudian tumbuh menjadi seorang anak yang rajin dan penurut. Ketika Mande Rubayah sudah tua, dia hanya mampu bekerja sebagai penjual kue untuk mencukupi kebutuhan dirinya dan anak tunggalnya. Suatu hari, Malin jatuh sakit keras, hingga nyawanya hampir melayang namun akhirnya ia dapat diseiamatkan-berkat usaha keras ibunya. Setelah sembuh dari sakitnya ia semakin disayang. Mereka adalah ibu dan anak yang saling menyayangi. Artikel terkait 12 Cerita Rakyat dari Berbagai Daerah di Indonesia, Mengandung Pesan Moral Malin Merantau untuk Mengubah Nasibnya dan Sang Ibu Malin merantau Saat sedang ada kapal besar merapat di Pantai Air Manis, Malin yang sudah dewasa meminta izin kepada ibunya untuk pergi merantau ke kota. Artikel terkait Cerita Rakyat Ande Ande Lumut dan Klenthing Kuning dari Jawa Timur Meski dengan berat hati, Mande Rubayah mengizinkan Malin untuk pergi merantau. Mande pun membekali Malin dengan nasi berbungkus daun pisang sebanyak tujuh bungkus, “Untuk bekalmu di perjalanan,” ungkapnya sambil menyerahkan nasi bungkus yang sudah disiapkannya itu kepada Malin. Setelah itu, Malin Kundang berangkat ke tanah rantau meninggalkan ibunya sendirian. Artikel terkait Cerita Rakyat Roro Jonggrang Sebagai Asal Muasal Candi Prambanan yang Megah Mande Rubayah Selalu Mendoakan Malin Selamat dan Cepat Kembali Mande Rubayah setiap pagi dan sore selalu memandang ke laut dan mendoakan agar anaknya selalu selamat dan cepat kembali. Saat ada kapal yang datang merapat, Mande selalu menanyakan kabar tentang anaknya. Namun, setiap kali dia bertanya pada awak kapal atau nahkoda, tidak pernah mendapatkan jawaban. Malin tak pernah menitipkan barang atau pesan apapun untuknya. Mande Rubayah Mendapat Kabar Malin Telah Menikah dengan Putri Bangsawan Mande Rubayah masih terus menanyakan kabar Malin, namun tak pernah ada jawaban. Padahal, tubuhnya semakin tua, dan jalannya mulai membungkuk. Hingga pada suatu hari dia mendapat kabar dari nakhoda kapal yang dahulu membawa Malin. “Mande, tahukah kau, anakmu kini telah menikah dengan gadis cantik, putri seorang bangsawan yang sangat kaya raya,” ungkapnya. “Malin cepatlah pulang kemari Nak, ibu sudah tua Malin, kapan kau pulang,” jawab Mande di setiap malam. Mendengar hal itu, Mande Rubayah sangat gembira dan selalu berdoa agar anaknya selamat dan segera kembali menjenguknya. Bahkan, sinar keceriaan pun mulai menghampirinya kembali. Namun, hingga berbulan-bulan sejak dia menerima kabar Malin dari nahkoda itu, Malin tak kunjung kembali untuk menengoknya. Penduduk Desa Menyambut Kapal yang Datang Membawa Sepasang Anak Muda Berdiri di Anjungan Tak berapa lama, di suatu hari yang cerah dari kejauhan tampak sebuah kapal yang megah dan indah berlayar menuju pantai. Penduduk desa mulai berkumpul, mereka mengira kapal itu milik seorang sultan atau seorang pangeran. Mereka menyambutnya dengan gembira. Ketika kapal itu mulai merapat, terlihat sepasang anak muda berdiri di anjungan. Pakaian mereka berkilauan terkena sinar matahari. Wajah mereka cerah dihiasi senyum karena bahagia disambut dengan meriah. Mande Rubayah Bahagia Bertemu Lagi dengan Malin Kundang Mande Rubayah juga ikut berdesakan mendekati kapal. Jantungnya berdebar keras saat melihat lelaki muda yang berada di kapal itu yang diyakininya merupakan anaknya, Malin Kundang. Belum sempat para sesepuh kampung menyambut, Ibu Malin terlebih dahulu menghampiri lelaki muda tersebut. Dia langsung memeluknya erat Malin karena takut kehilangan anaknya lagi. “Malin, anakku. Kau benar anakku kan? Mengapa begitu lamanya kau tidak memberi kabar?” katanya menahan isak tangis karena begitu gembira. Istri Malin Kundang Merendahkan Mande Rubayah Istri Malin merendahkan Mande Dipeluk perempuan tua renta yang berpakaian compang-camping membuat Malin begitu terkejut. Dia tak percaya perempuan itu adalah ibunya. Sebelum dia sempat berpikir berbicara, istrinya yang cantik meludah dan mengucapkan kata-kata pedas yang merendahkan Mande Rubayah. “Perempuan jelek inikah ibumu? Mengapa dahulu kau bohong padaku! Bukankah dulu kau katakan bahwa ibumu adalah seorang bangsawan yang sederajat denganku?!” paparnya. Mendengar kata-kata tersebut, Malin langsung mendorong ibunya hingga terguling ke pasir. “Perempuan gila! Aku bukan anakmu!” imbuhnya. Malin Kundang Tidak Mengakui Ibunya Ali Nurdin Malin tidak mengakui ibunya dan menendang Mande Rubayah hingga terkapar pasir sambil menangis Mendapati perilaku sang anak yang tidak dipercayainya, Mande Rubayah langsung jatuh terduduk. “Malin, Malin, anakku. Aku ini ibumu, Nak! Mengapa kau jadi seperti ini Nak?!” ucapnya tak percaya. Malin tidak memperdulikan perkataan ibunya. Dia tidak akan mengakui ibunya, karena malu kepada sang istri. Mande Rubayah bersujud hendak memeluk kakinya, namun Malin menendangnya. “Hai, perempuan gila! lbuku tidak seperti engkau! Melarat dan kotor!” ujarnya. Perempuan tua itu terkapar di pasir, menangis, dan sakit hati. Orang-orang yang melihatnya ikut terpana dan kemudian pulang ke rumah masing-masing. Mande Rubayah pingsan dan terbaring sendiri. Ketika sadar, Pantai Air Manis sudah sepi. Doa Mande Rubayah Menggetarkan Langit Dilihatnya kapal Malin semakin menjauh. Dia tak menyangka Malin yang dulu disayangi tega menyakitinya. Dengan hati yang masih sakit, Mande Rubayah menengadahkan tangannya ke langit seraya berdoa dengan hatinya yang masih pilu. “Ya, Tuhan, kalau memang dia bukan anakku, aku maafkan perbuatannya tadi. Tapi kalau memang dia benar anakku yang bernama Malin Kundang, aku mohon keadilanmu, Ya Tuhan!” doanya seraya menangis. Tak lama kemudian, cuaca di tengah laut yang tadinya cerah, mendadak berubah menjadi gelap. Hujan tiba-tiba turun dengan lebatnya. Kapal Malin Diterpa Badai Besar Kapal Malin pecah Kemudian datanglah badai besar, menghantam kapal Malin Kundang. Lalu sambaran petir yang menggelegar. Saat itu juga kapal hancur berkeping-keping dan membawanya dengan ombak hingga ke pantai. Keesokan harinya saat matahari pagi muncul di ufuk timur, badai telah reda. Di pinggir pantai terlihat kepingan kapal yang telah menjadi batu, yang diyakini merupakan kapal Malin Kundang. Tampak sebongkah batu yang menyerupai tubuh manusia. Itulah tubuh Malin Kundang anak durhaka yang dikutuk ibunya menjadi batu karena telah durhaka. Di sela-sela batu itu berenang ikan teri, ikan belanak, dan ikan tengiri. Konon, ikan itu berasal dari serpihan tubuh sang istri yang terus mencari Malin. Itulah dongeng anak durhaka dari Sumatra Barat, Malin Kundang. Semoga kisahnya bisa dipetik untuk jadi pembelajaran untuk diceritakan kepada anak-anak! Baca juga Dongeng Sebelum Tidur, Kumpulan Cerita Sarat Nilai Moral Untuk Anak Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.
Kisah dongeng menjadi salah satu kisah yang menarik untuk dibacakan kepada anak. Salah satunya yakni cerita Princess Aurora yang baik, pemberani dan pintar. Kisah dongeng para Princess karangan disney seperti Ariel, Jasmine, Belle, Cinderella, dan lain sebagainya memuat nilai moral yang cocok untuk anak-anak. Anak-anak pun dapat belajar tentang kehidupan dari kisah-kisah tersebut. Cerita Princess Aurora juga menyampaikan nilai-nilai hidup yang tak kalah menarik. Untuk mengenal sosoknya, simak cerita Princess Aurora dalam ulasan berikut. Cerita Princess Aurora, Si Putri Tidur yang Dikutuk Cerita Princess Aurora Pada suatu ketika lahirlah seorang anak bernama Aurora. Aurora adalah sosok yang cantik jelita dengan rambutnya yang berwarna pirang. Seluruh penduduk setempat pun berbahagia atas kelahiran putri yang cantik tersebut. Ketiga ibu peri bernama Flora, Fauna, dan Merryweather pun memberikan doa dan kekuatan sihirnya. Ketiga ibu peri tersebut menyihir Princess Aurora agar menjadi putri tercantik di dunia, putri yang periang, dan putri yang memperoleh banyak kasih sayang. Kemudian ada pula harapan bahwa Princess Aurora akan mampu menari dengan sangat anggun dan dapat bernyanyi dengan sangat merdu. Tak hanya itu, ibu peri lainnya juga berharap Princess Aurora dapat memainkan alat musik. Namun tiba-tiba, Maleficent datang menghadiri perayaan tersebut. Maleficent merasa marah dan kecewa karena tidak diundang. Maleficent pun mengutuk Aurora dengan kutukan berupa jarinya akan tertusuk dengan ajrum pintal pada usia 18 tahun. Kemudian Aurora akan mati. Raja Stefan dan Ratu selaku orang tua Princess Aurora pun tidak dapat menghindarkannya dari kutukan tersebut. Kemudian, Maleficent pun pergi meninggalkan perayaan tersebut. Salah satu peri pun mengatakan ia tidak dapat membatalkan sihir Maleficent. Namun ia dapat membuat sihir itu berubah. Aurora pun tidak mati, tetapi ia akan tidur selamanya kecuali ia menemukan cinta sejatinya. Sejak saat itu, Aurora dilindungi oleh seluruh anggota kerajaan. Seluruh jarum pintal dan alat menjahit dibakar dan bahkan Raja menetapkan tidak boleh ada jarum satu pun. Raja dan Ratu berinisiatif mengirimkannya ke hutan bersama tiga ibu peri tersebut. Ketiganya merawat Princess Aurora dari kecil hingga ia dewasa. Setiap hari, Aurora mengerjakan pekerjaan rumah tangga dan dibantu dengan ketiga ibu peri tersebut. Aurora tumbuh menjadi gadis yang cantik, pemberani, pintar, baik, suka menari dan menyanyi. Bahkan Aurora tak segan membantu siapapun yang kesulitan. Princess Aurora membantu ibu peri melakukan tugas yang sebelumnya tidak mereka kerjakan yakni mencuci, memasak, dan lain sebagainya. Cerita Princess Aurora Pada suatu ketika, nyanyian Aurora menarik perhatian salah seorang pangeran yang sedang melewati hutan. Nyanyian tersebut membuat pangeran penasaran akan sumber suaranya. Hingga akhirnya pangeran tersebut melihat Aurora dan mendekatinya. Mereka berdua pun berkenalan dan masing-masing menceritakan kisah mereka. Namun Aurora tidak mengetahui bahwa dirinya adalah seorang putri kerajaan. Oleh sebab itulah, ia tidak menceritakan latar belakang tersebut ke lelaki yang tidak diketahuinya sebagai pangeran. Pasalnya, lelaki itu juga tidak mengaku bahwa ia merupakan pangeran. Sesampainya di rumah, Princess Aurora terlihat sangat bahagia dan terus bernyanyi serta menari. Ibu peri itu pun heran dengan sikap Aurora dan menanyakan apa yang terjadi. Princess Aurora hanya menjawab, ia menemukan cinta sejatinya. Hari demi hari berlalu, Aurora dan sang pangeran memikirkan satu sama lain. Keduanya dihantui rasa penasaran kapan mereka dapat bertemu kembali. Hingga pada suatu hari ketika Princess Aurora berusia 18 tahun, ibu peri mereka pun menceritakan latar belakang Princess Aurora. Princess Aurora yang terkejut pun penasaran dan ingin menemui orang tuanya. Cerita Princess Aurora Sesampainya di Istana, Princess Aurora tidak menemukan orang tuanya karena mereka sedang pergi keluar istana. Hingga kemudian Princess Aurora pun menunggu dengan mengelilingi kastil. Sesampainya di sebuah ruangan, Princess Aurora melihat sebuah jarum yang sangat menarik baginya. Princess Aurora pun mendatangi ruangan tersebut dan berusaha menyentuh jarum itu perlahan. Princess Aurora tidak mengetahui bahwa dirinya telah dikutuk oleh Maleficent. Akhirnya, Princess Aurora pun jatuh pingsan dan tertidur. Para ibu peri pun merasa gagal melindungi Princess Aurora dan membawanya ke kamar. Kemudian Ratu dan Raja yang baru datang pun turut mendengar hal tersebut. Seluruh anggota kerajaan merasa sedih atas kepergian Princess Aurora. Entah tidur maupun meninggal dunia, Princess Aurora tetap terdiam selamanya. Hingga akhirnya Maleficent pun datang dan merasa bahagia atas kutukan tersebut. Maleficent berkata Princess Aurora tidak akan diselamatkan oleh siapapun karena tidak ada lelaki yang mencintainya dengan tulus. Di sisi lain, pangeran yang dulu pernah bertemu dengan Aurora pun mencari keberadaan Aurora. Pangeran itu menemukan gubug yang ditinggali Princess Aurora di hutan dan bertemu dengan ketiga ibu peri. Akhirnya, pangeran itu menceritakan bahwa ia mencari seorang gadis tinggi berambut pirang dan gemar menari serta menyanyi. Para ibu peri itu pun langsung mengetahui bahwa pangeran inilah yang membuat Aurora gembira tak terkira pada saat itu. Selanjutnya, ketiga ibu peri itu membawa pangeran ke Istana. Pangeran yang mendengar kutukan itu pun terkejut dan mendatangi Aurora. Pangeran berharap Aurora bangun dari tidurnya dan mencium keningnya. Cerita Princess Aurora Tiba-tiba, Princess Aurora terbangun dari tidur panjangnya. Princess Aurora pun mendengar kutukan yang terjadi pada dirinya dan meyakini pangeran itu adalah cinta sejatinya. Kutukan Maleficent yang gagal itu pun membuat dirinya musnah. Kutukan itu justru merugikan dirinya sendiri. Kemudian, Princess Aurora dan pangeran itu pun memutuskan untuk menikah. Seluruh anggota kerajaan pun turut senang mendengar kabar gembira tersebut. Demikian cerita Princess Aurora, putri tidur yang terkena kutukan Maleficent. Nilai moral dari kisah ini adalah berbuat baiklah kepada sesama. Selain itu, jangan berbuat jahat kepada orang lain karena akan merugikan diri sendiri.
Di Sulawesi Selatan cerita rakyat diciptakan bertujuan dalam berbagai hal. Beberapa di antaranya bertujuan untuk penanaman nilai moral dan budaya, serta pembentukan karakter bagi generasi mendatang. Salah satunya cerita tentang Putri Tandampalik yang nilai moral dari cerita tersebut bisa kita ajarkan ke anak. Cerita rakyat Sulawesi Selatan Putri Tandampalik berasal dari tanah Luwu. Melansir dari cerita ini mengisahkan Putri Tandampalik yang merupakan putri dari Datu Luwu. Untuk cerita selengkapnya, yuk, simak kisahnya di bawah ini. Cerita Rakyat Putri Tandampalik dari Sulawesi Selatan Kecantikan Putri Tandampalik yang Tersohor hingga ke Pelosok Negeri Sumber Youtube Riri Cerita Anak Interaktif Pada zaman dahulu kala, di Sulawesi Selatan berdiri sebuah kerajaan bernama Kerajaan Luwu yang dipimpin oleh seorang raja. Raja itu bernama La Busatana Datu Maongge dan sering dipanggil Raja atau Datu Luwu. Ia sangat arif, bijaksana, dan gagah berani. Karenanya, rakyat di negeri itu hidup makmur dan tidak pernah kekurangan bahan pangan. Keadaan negeri itu juga aman dan damai. Datu Luwu memiliki seorang putri yang sangat cantik dan ramah. Putri Tandampalik, begitu ia biasa disapa. Kecantikan dan budi pekertinya yang baik membuat ia dikenal hingga ke pelosok negeri. Kabar inipun terdengar sampai ke telinga Raja Bone. Keinginan Raja Bone Meminang Putri Tandampalik untuk Putranya Sumber Youtube Riri Cerita Anak Interaktif Raja Bone memiliki seorang putra yang gagah dan tampan. Meskipun seorang putra mahkota, tutur katanya baik dan sopan. Raja Bone bermaksud meminang Putri Tandampalik untuk putranya. Akhirnya, ia mengutus rombongan perwiranya ke Kerajaan Luwu. Mendengar kabar akan datang utusan dari Bone untuk meminang putrinya, Datu Luwu sangat bingung. Setiap hari, ia gelisah memikirkan pinangan itu. Menurut adat Luwu, seorang putri dari Luwu tidak boleh menikah dengan lelaki di luar sukunya. Akan tetapi, jika ia menolak pinangan tersebut pasti akan terjadi peperangan yang dapat berdampak buruk bagi rakyatnya. Sumber Youtube Riri Cerita Anak Interaktif “Baiklah. Aku akan menerima pinangan itu. Biar aku saja yang dikutuk oleh Dewa asalkan rakyatku tidak menderita,” ucapnya dalam hati. Beberapa hari kemudian, datang utusan dari Kerajaan Bone untuk meminang Putri Tandampalik. Mereka datang dengan sangat sopan dan ramah. Tidak ada rombongan prajurit yang datang ataupun armada perang di pelabuhan seperti yang diperkirakan sebelumnya. Datu Luwu menyambutnya dengan ramah. Setelah mereka mengutarakan maksudnya Datu Luwu tidak langsung menjawab pinangan itu. Utusan Raja Bone memahami hal itu. Mereka akhirnya kembali ke Bone. Artikel terkait Legenda Dongeng Ciung Wanara, Orang Sunda Wajib Tahu Putri Tandampalik Jatuh Sakit Sumber Youtube Riri Cerita Anak Interaktif Kejadian yang tidak terduga pun terjadi. Keesokan harinya, Putri Tandampalik jatuh sakit. Sekujur tubuhnya mengeluarkan cairan kental menjijikkan yang berbau anyir. Dari tabib istana hingga tabib-tabib terkenal lainnya dari pelosok negeri didatangkan untuk menyembuhkan sang Putri. Hasilnya nihil. Semakin hari kondisinya semakin parah dan tidak kunjung sembuh. Jika tidak segera diasingkan, rakyat Luwu pasti akan tertular. “Bagaimana caranya agar putriku lekas sembuh? Jika tidak kunjung sembuh. rakyatku pasti akan tertular. Apa yang harus aku lakukan? Aku tidak akan mungkin tega membunuh anakku sendiri,” pikir Datu Luwu. Sumber Youtube Riri Cerita Anak Interaktif Setelah beberapa saat berpikir, akhirnya ia mendapatkan cara agar rakyatnya tidak tertular penyakit putrinya. Satu-satunya cara adalah Putri Tandampalik harus diasingkan keluar dari Negeri Luwu. Betapa berat hati Datu Luwu melepas putrinya. “Anakku, bukan ayahanda tidak sayang padamu, tetapi inilah satu-satunya cara untuk menyelamatkan rakyat kita dari serangan penyakitmu,” ujarnya pada putrinya. “Hamba mengerti. Biarlah hamba pergi mengasingkan diri,” jawab sang Putri dengan lembut. Pergilah Putri Tandampalik ke pengasingan didampingi oleh pengikut setianya. Sebelum pergi, Datu Luwu memberikan sebilah keris pusaka kepada putri kesayangannya itu. Sumber Youtube Riri Cerita Anak Interaktif Berbulan-bulan sudah Putri Tandampalik dan pengikutnya berlayar. Tibalah mereka di sebuah pulau yang subur dan berhawa sejuk. Lalu, mereka menepi. Disana, seorang pengikut Putri Tandampalik menemukan buah wajo. Akhirnya, daerah tersebut diberi nama Wajo. Di Wajo, mereka membuat gubuk-gubuk kecil sebagai tempat tinggal. Mereka juga mulai bercocok tanam. Dengan kehidupan yang sangat sederhana mereka terus bekerja keras dengan semangat dan gembira. Hadirnya Kerbau Bule yang Membawa Keajaiban Sumber Youtube Riri Cerita Anak Interaktif Suatu hari, ketika sedang duduk-duduk di pinggir danau, Putri Tandampalik melihat seekor kerbau bule kerbau berwarna putih. Ia mengira kerbau itu akan memakan tanaman sayuran yang berada tidak jauh dari tempat itu sehingga diusirlah kerbau itu. Namun, semakin diusir semakin mendekat dan akhirnya menerjang sehingga membuat sang putri pingsan. Ketika siuman, bukan kepalang kagetnya sang Putri melihat kerbau itu menjilati seluruh permukaan tubuhnya yang sudah mulai membusuk. Keajaiban terjadi. Setelah berulang kali dijilati oleh si kerbau, penyakit di tubuhnya berangsur-angsur sembuh dan mengering sehingga tidak meninggalkan bekas. Karenanya, kerbau bule itu kemudian dikeramatkan dan tidak boleh disembelih. Suatu malam, sang Putri bermimpi didatangi oleh seorang pemuda tampan. Pemuda itu berkata bahwa dirinya adalah jodoh Putri Tandampalik. Dirinya pun terjaga dari tidurnya. Ia mengira bahwa mimpi itu adalah pertanda baik bagi dirinya. Artikel terkait Dongeng Sebelum Tidur, Kumpulan Cerita Sarat Nilai Moral Untuk Anak Pertemuan Putra Mahkota dengan Sang Putri dari Kerajaan Luwu Sumber Youtube Riri Cerita Anak Interaktif Sementara itu, di Negeri Bone, putra mahkota Kerajaan Bone sedang asyik berburu. Ia ditemani oleh para pengawal dan panglima Kerajaan Bone yang bernama Anre Guru Pakanranyeng. Karena terlalu asyik berburu, putra mahkota terpisah dari rombongannya. Hari sudah semakin larut, akhirnya ia harus bermalam di dalam hutan. Putra Mahkota itu mencoba memejamkan matanya, tetapi suara-suara hewan malam membuatnya sulit tidur. Di kejauhan, putra mahkota melihat seberkas cahaya dari sebuah perkampungan. Sesegera mungkin ia menuju sumber cahaya tersebut. Sesampainya di perkampungan tersebut, hari sudah sangat larut. Ia memberanikan diri memasuki sebuah gubuk yang nampak kosong. Namun, betapa terkejutnya ketika ia melihat seorang gadis cantik sedang memasak air. Gadis cantik itu adalah Putri Tandampalik. “Betapa cantiknya gadis ini. Siapa sebenarnya dirinya?” pikir sang putra mahkota. Sumber Youtube Riri Cerita Anak Interaktif Merasa ada yang mengawasi, sang Putri menoleh ke belakang. Betapa Terkejutnya ia melihat seorang pemuda yang sama seperti di mimpinya. Akhirnya mereka berkenalan. Melihat tutur kata pangeran yang lembut dan sopan membuatnya kagum dan tertarik. Begitupun dengan kelembutan Putri Tandampalik membuat putra mahkota jatuh hati. Pagi harinya, Panglima Perang Kerajaan Bone, Anre Guru Pakanranyeng, beserta para pengawal putra mahkota yang merasa kehilangan tuannya sangat lega bisa menemukan putra mahkota di desa itu. Putra Mahkota harus kembali ke kerajaan. Putra Mahkota Jatuh Hati kepada Sang Putri Tandampalik Sumber Youtube Riri Cerita Anak Interaktif Sejak berpisah dengan Putri Tandampalik, hatinya sangat gundah. Ia sangat merindukan sang Putri. Ingin rasanya ia tinggal di Desa Wajo dan hidup bersama Putri Tandampalik. Anre Guru Pakanranyeng yang memperhatikan gelagat putra mahkota tidak seperti biasanya kemudian menceritakan kejadian di Desa Wajo kepada Raja Bone. “Dari gelagat yang saya lihat, tampaknya putra mahkota sedang jatuh hati, Baginda. Menurut usul hamba, sebaiknya putra mahkota dinikahkan saja dengan Putri Tandampalik,” usul Anre Guru Pakanranyeng kepada Raja Bone. Raja Bone menyetujui usul panglima perangnya. Lalu, dikirimlah utusan ke Desa Wajo untuk meminang Putri Tandampalik. Setibanya utusan tersebut ke gubuk Putri Tandampalik, pinangan itu tidak segera dijawab. Ia hanya menyerahkan keris pusaka Kerajaan Luwu pemberian ayahandanya kepada utusan tersebut. Putri Tandampalik berpesan agar keris itu dibawa ke Kerajaan Luwu. Jika keris itu diterima dengan baik oleh Datu Luwu maka ia akan menerima pinangan putra mahkota. Sumber Youtube Riri Cerita Anak Interaktif Mengetahui hal tersebut, putra mahkota segera menuju Kerajaan Luwu. Ia pergi sendiri tanpa dikawal oleh seorang pun prajurit. Dengan semangat, ia menempuh perjalanan yang cukup jauh selama beberapa hari. Setibanya di Kerajaan Luwu, ia menceritakan pertemuannya dengan sang Putri. Setelah itu, putra mahkota menyerahkan keris pusaka yang dititipkan oleh Putri Tandampalik kepada Datu Luwu. Artikel terkait Cerita Rakyat Mentiko Betuah dari Aceh yang Sarat Akan Pesan Moral Buah dari Pengorbanan dan Keikhlasan Sang Putri untuk Rakyat Luwu Sumber Youtube Riri Cerita Anak Interaktif Datu Luwu sangat bahagia mendengar kabar tersebut. Dengan senang hati Datu Luwu menerima keris itu. Akhirnya pergilah Datu Luwu bersama putra mahkota ke Desa Wajo. Betapa bahagianya mereka ketika bertemu dengan putri tercintanya yang sudah berpisah dalam waktu yang cukup lama. “Maafkan ayahanda, Nak. Ayahandamu telah mengasingkanmu dalam waktu yang cukup lama,”ucap Datu Luwu. “Tidak ada yang perlu dimaafkan, Ayahanda. Ananda justru bahagia karena dapat menyelamatkan rakyat Luwu dari penyakit menular,” jawab sang Putri. Sumber Youtube Riri Cerita Anak Interaktif Beberapa hari kemudian, Putri Tandampalik akan menikah dengan Putra Mahkota Raja Bone di Pulau Wajo. Pesta pernikahan ini mereka berlansung sangat meriah. Seluruh keluarga dari dua Kerajaan Besar di Sulawesi Selatan itu sangat lah gembira dengan pernikahan tersebut. Putri Tandampalik dan Putra Mahkota hidup sangat bahagia. Beberapa tahun kemudian, Putra Mahkota naik tahta. Ia menjadi raja yang arif maupun bijaksana. Maka semakin bertambahlah kebahagiaan mereka. Pesan Moral dari Kisah Putri Tandampalik Sumber Youtube Riri Cerita Anak Interaktif Cerita rakyat Sulawesi Selatan Putri Tandampalik kaya akan pesan moral. Salah satu pesan moral yang tersirat adalah ikhlas menerima cobaan dan ujian dari Tuhan, karena cobaan tersebut tidak akan melebihi kesanggupan kita. Adapun juga berjiwa besar dan rela berkorban demi kepentingan orang banyak adalah suatu sifat yang sangat mulia dan patut untuk dicontoh. Itulah kisah menarik mengenai cerita rakyat dari Sulawesi Selatan yang sarat akan nilai moral. Selamat menceritakannya pada si kecil, ya, Parents! *** Baca juga Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.
Ilustrasi Buku Dongeng. Foto FreepikSebagai bagian dari warisan budaya, memperkenalkan dongeng Sunda, Jawa, Sumatera, atau daerah-daerah lainnya kepada anak itu penting lho Ma. Karena melalui dongeng, Mama-Mama enggak hanya sedang menghibur dan meningkatkan bonding dengan anak, tetapi juga memberikan banyak pelajaran tentang budaya di Indonesia kepada dongeng-dongeng daerah, terkadang dimuat legenda asal usul nama, legenda beberapa tempat yang menjadi ikon pariwisata, bahkan gambaran kehidupan khas masyarakat di daerah bersangkutan. Salah satu daerah yang memiliki beragam dongeng menarik dan cukup populer adalah Putri Purbasari. Foto FreepikKebanyakan dari kita pasti akrab banget kan dengan dongeng “Tangkuban Perahu” yang mengisahkan kisah cinta terlarang sepasang ibu dan anak, dongeng “Kabayan” suaminya Iteung yang cerdik, lucu, sekaligus polos, dan ada pula dongeng “Asal Usul Nama Bandung” yang dipercaya berasal dari kata “bendung” atau “bendungan”.Nah, untuk kali ini, Mama akan membagikan dongeng asal Sunda yang juga secara resmi dimuat dalam laman Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi PPID Kota Bandung. Dongeng yang satu ini berjudul Purbasari yang berhati mulia dan Purbararang yang Sunda “Purbasari yang Berhati Mulia dan Purbararang yang Dengki”Ilustrasi Kerajaan Pasundan. Foto FreepikDi tanah Pasundan Jawa Barat, hiduplah seorang raja bernama Prabu Tapa Agung. Sang raja mempunyai dua orang putri bernama Purbararang dan adiknya yang bernama suatu hari, Raja memutuskan untuk menunjuk Purbasari menjadi Ratu dan menggantikan posisinya sebagai Raja. Akan tetapi, keputusan itu membuat Purbararang marah.“Aku kan putri sulung. Seharusnya, ayah memilihku sebagai Ratu,” gerutu sang ayah tetap bersikeras menurunkan tahtanya kepada Purbasari, muncul rasa dengki di dalam hati Purbararang. la berniat untuk mencelakakan Purbasari. Rencana jahat itu dimulainya dengan mengunjungi seorang penyihir. Ilustrasi Penyihir. Foto FreepikSelanjutnya, penyihir tersebut memantrai Purbasari sehingga wajah dan sekujur tubuhnya memiliki bintik-bintik hitam.“Orang yang dikutuk seperti dia tidak pantas jadi Ratu!” ujar Purbararang kepada wajah Purbasari yang mengerikan bagi banyak orang yang melihatnya, Raja pun akhirnya terpaksa mengusir Purbasari dari istana. Gadis cantik yang baik hati itu mengasingkan diri di sebuah hutan hidup di hutan, Purbasari berteman dengan hewan. Di antaranya adalah seekor kera berbulu hitam yang misterius. Purbasari menamai kera itu, Lutung Kasarung. Lutung Kasarung dengan setia menghibur Purbasari setiap saat. Ia juga rutin mengambilkan bunga-bunga yang indah dan buah-buahan yang Iezat untuk Hutan. Foto FreepikPada suatu malam di bulan purnama, Lutung Kasarung menyuruh Purbasari untuk mandi di telaga. Mendengar perintah itu, Purbasari menuruti dengan senang hati. Di saat ia mandi, sesuatu terjadi. Kulit Purbasari menjadi bersih seperti semula. Purbasari sangat terkejut dan gembira ketika berkaca melihat dirinya di itu di istana, Purbararang memutuskan untuk melihat kondisi adiknya di hutan bersama para pengawal. Purbararang tidak percaya melihat adiknya kembali seperti semula. Ia pun marah dan berkata dengan sombong, “Kutukanmu memang telah punah. Tapi, seorang Ratu harus mempunyai suami yang tampan. Calon suamiku sangat tampan. Mana calon suamimu?”Ilustrasi Purbasari dan Lutung Kasarung. Foto FreepikPertanyaan dari Purbararang membuat Purbasari kebingungan. Akhirnya, ia menarik tangan Lutung Kasarung. Purbararang tertawa terbahak-bahak melihat tindakan sang adik, “Jadi, monyet itu tunanganmu? Mana ada Ratu punya suami seekor monyet?”Pada saat itu juga, Lutung Kasarung bersemedi. Tiba-tiba, terjadi suatu keajaiban. Lutung Kasarung berubah menjadi seorang pangeran yang berwajah tampan. Semua terkejut melihat kejadian itu. Purbararang akhirnya mengakui kesalahannya selama ini. la memohon maaf kepada adiknya dan memohon agar tidak yang baik hati memaafkan kakaknya. Setelah kejadian itu, mereka semua kembali ke istana. Purbasari menjadi seorang Ratu yang didampingi oleh Pangeran yang itu di Ma, dongeng Sunda yang mengisahkan tentang dua orang saudara perempuan dengan sikap dan kepribadian yang berkebalikan. Dari kisah di atas, Mama-Mama juga bisa menjelaskan pelajaran moral kepada anak untuk selalu bersikap baik, seperti Purbasari. Dengan kebaikan hati itulah, masalah yang menimpa kita akan terselesaikan secara perlahan karena Tuhan pun senantiasa melindungi hamba-Nya yang baik dongeng yang Mama bagikan kali ini bermanfaat untuk kita semua ya, Ma. Selamat mencoba mengisahkannya kembali kepada anak!
dongeng putri yang dikutuk